Friday, December 10, 2010

First Post : Edward Larry Gordon - Celestial Vibration

Laraaji Venus Nadabrahmananda atau yang bernama panjangkan Edward Larry Gordon ini percaya bahwa kekuatan tawa bisa membuat kita hidup lebih panjang dan lebih senang. Pria berkulit hitam ini berasal dari Philadelphia, Amerika. Dengan bekal beasiswa studi komposisi dan piano di salah satu Universitas kulit hitam, ia memutuskan untuk bermain musik setelah membeli instrumen Zither di toko pegadaian.

Laraaji mulai tertarik dengan musik yang ditekuninya dengan beberapa aspek histori yang ia alami, seperti agama, kehidupan di masa lampau dan lain - lain. Ia belajar banyak macam instrumen musik, dari biola, trombone dan jg mengolah vocal.

Album dari musisi kosmik ini yang pernah saya dengar adalah Celestial Vibration, Essence/Universe, dan Ambient 3 : Day Of Radiance. Tapi yang sangat menarik perhatian saya adalah debut album dari dia adalah : Celestial Vibration. Album ini menurut saya sangat intens, dan membuat saya berfikir sejenak, "bila kekuatan musik bisa sehebat ini,maka kekuatan pikiran pun tidak akan ada yang bisa mengalahkannya". ya album itu telah memberi saya makna yang lebih dalam, tentang kedamaian dan imajinasi.

alat musik zither adalah alat musik string yang banyak ditemukan di daerah kroasia,slovenia dll, kalau kata sumber yang terpercaya mengatakan bahwa Zither telah ada pada peradaban Yahudi, tetapi ada jg yg bilang bahwa mereka exist di kerajaan China jg. alat musik ini mirip dengan Koto yang berasal dari jepang.

Cerita yang menarik adalah dimana Laraaji jg belajar zither di New York bersama Swami Satchidananda dan Shri Brahmananda, dan ia pun pernah mengamen di jalanan New York. dan pada akhirnya ia ditemukan oleh Brian Eno sedang bermain di Washington Square Park dan ia langsung disuruh untuk buat album Ambient Series Brian Eno (yang hanya berlangsung 4 seri) berjudul Day Of Radiance.

Setelah akhirnya, sampai sekarang Edward masih bermain musik dan mengisi di tiap - tiap workshop yang ia buat tentang tawa, dan musik. sebelum ia terjun ke dunia musik, Edward bekerja sebagai pelawak untuk menghadapi hidup,seperti yang dikatakan nya di blog pribadi dia tentang tawa :

"Laughter has been said to be our best {complimentary} medicine and an excellent way to release stress and tension. This empowering, entertaining, educational and experiential 'Play-Flow'shop involves joyful chant-singing, and laughter games for boosting our immune system, our lung capacity, our blood circulation, our hormone flow, our abdominal organs massage and our overall social energy level. Followed by relaxing sonic immersion with Celestial Gong Tones . Closing with grounding body movement and Om Circle ..Dress comfortably and expect to have some serious fun."

Overall album Celestial Vibration ini saya ratingkan 9,5/10, enjoi! :D


http://www.megaupload.com/?d=NLOQERG5

Monday, December 6, 2010

Intro


halo kawan-kawan..kita bertemu lagi di sini,di dunia maya yang gak jelas juntrungannya bagaimana. tempat kebosanan bagi semua orang yang memang membosankan dari sananya.

pertama - tama, mengapa blog ini di namakan orek-tempe?maaf ini bukan blog kuliner,idiom di balik orek tempe adalah : enak,makanan favorit gwa dan berani. dari dulu emang gwa suka tempe, dari tempe bacem, tempe goreng, dan tempe2 lainnya, selain itu tempe jg makanan khas dari Indonesia, walaupun sudah mendunia,banyak orang vegetarian yang menggantikan makanannya dari daging ke tempe. klo yang gw kutip dari wikipedia tempe itu dibuat dari : Tempe adalah makanan yang dibuat dari fermentasi terhadap biji kedelai atau beberapa bahan lain yang menggunakan beberapa jenis kapang Rhizopus, seperti Rhizopus oligosporus, Rh. oryzae, Rh. stolonifer (kapang roti), atau Rh. arrhizus apapun itu, tempe adalah tuhan dari semua makanan (tentunya selain nasi).

nah karena orek tempe itu memakai kecap dan cabe, orek tempe ini lah yang membuat berbeda dari segala macem tempe yang ada,gw bisa bilang karakter orek tempe ini sangat berani,sebenernya gw gak suka makanan pedes,apalagi yang dicampur pake cabe,ah nyiksa lidah aja,tapi orek tempe berbeda,dia nyampurin cabe sebagai pemeran figuran disitu (yang sebenernya klo dirasa - rasa orek tempe itu gak pedes walaupun ada cabe). nah udah gitu ditambahin kechup lagi! waah tambah kimpoi aja deh nih orek!.

oke di blog ini gw bakal banyak (dan mungkin) nyuguhin review musik, juga banyak hal,gw jg gak lupa untuk merating semua review itu! plus di kasih link donlotannya! wah kurang baik apa coba! hahaha

oh iya,kenapa gw nyambungin nama orek tempe sama musik di sini?karena orek tempe itu : makanan universal,enak,sehat,dan sangat bersifat adiktif. sama juga seperti musik, semua orang suka dan sangat adiktif,bedanya cuma orek tempe itu dikecapin, sama juga dengan musik yang bakal gw review,semua dikecapin sama kata2 gwa sendiri,haha ya udah perkenalan nya sampai sini saja.salam brigez! salam boedoet!